Bimbingan Karir 2026: Mempersiapkan Mahasiswa Menuju Dunia Kerja yang Kompetitif

Assalamualaikum wr.wb #civitasfai

Medan, 20 Mei 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja dan pengembangan karier di masa depan, kegiatan Bimbingan Karir 2026 sukses diselenggarakan pada Rabu, 20 Mei 2026 bertempat di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dengan penuh antusias sebagai sarana pembekalan menghadapi dunia profesional yang semakin kompetitif.

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Rahmadi Ali, S.Pd., M.Pd Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah yang memberikan materi seputar pentingnya perencanaan karir, peningkatan kompetensi diri, serta kesiapan mental mahasiswa dalam menghadapi perkembangan dunia kerja di era modern.

Dalam pemaparannya, Dr. Rahmadi Ali menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus membangun keterampilan pendukung (soft skills), kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta adaptasi terhadap perubahan zaman. Menurut beliau, perencanaan karir sejak dini menjadi langkah penting agar lulusan mampu bersaing dan menciptakan peluang kerja secara mandiri.

“Mahasiswa harus memiliki visi masa depan yang jelas, terus meningkatkan kualitas diri, dan tidak takut menghadapi perubahan. Dunia kerja saat ini membutuhkan lulusan yang inovatif, kreatif, dan memiliki integritas,” ungkapnya dalam sesi penyampaian materi.

Kegiatan Bimbingan Karir 2026 ini juga menjadi wadah diskusi interaktif antara mahasiswa dan narasumber terkait strategi menghadapi wawancara kerja, pengembangan potensi diri, serta peluang karir bagi lulusan perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan keagamaan.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai dunia kerja dan termotivasi untuk mempersiapkan diri secara optimal guna meraih kesuksesan karir di masa depan.

Acara berlangsung dengan lancar dan penuh semangat, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus mempererat hubungan akademik antar peserta dan narasumber.

Leave a Reply